<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahlus-Sunnah wal-Jama&#039;ah Indonesia &#187; Sosok/Tokoh</title>
	<atom:link href="http://ahlussunnah.info/kategori/wawasan/sosok-tokoh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahlussunnah.info</link>
	<description>Apabila Telah Shahih Suatu Hadits, Maka Itulah Madzhab Kami</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2010 01:46:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Artikel ke-70, Biografi Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/06/27/artikel-ke-70-biografi-syaikh-muhammad-nashiruddin-al-albani-rahimahullah</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/06/27/artikel-ke-70-biografi-syaikh-muhammad-nashiruddin-al-albani-rahimahullah#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 13:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Beliau rahimahullah adalah salah seorang imam Ahlus-Sunnah abad ini, yang mengorbankan seluruh hidupnya demi mengabdikan diri kepada Allah, seorang laki-laki agung yang namanya telah memenuhi cakrawala. Beliau rahimahullah tidak saja dikenal sebagai seorang ulama ahli hadits, akan tetapi beliau rahimahullah juga salah seorang diantara barisan para ulama yang mendapat predikat sebagai pembaharu Islam (Mujaddid al-Islam).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/06/27/artikel-ke-70-biografi-syaikh-muhammad-nashiruddin-al-albani-rahimahullah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-63, Ahmad bin Hambal, Imam Ahlus-Sunnah wal-Jama&#8217;ah</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-63-ahmad-bin-hambal-imam-ahlus-sunnah-wal-jamaah</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-63-ahmad-bin-hambal-imam-ahlus-sunnah-wal-jamaah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Yaumul-Mihnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Imam Syafi'i berkata; “Aku keluar (meninggalkan) Baghdad, sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’, lebih faqih, dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hambal.”]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-63-ahmad-bin-hambal-imam-ahlus-sunnah-wal-jamaah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-62, Imam Syafi&#8217;i, Nashirus-Sunnah wal-Hadits, Sang Pembela Sunnah dan Hadits Nabi</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-62-imam-syafii-nashirus-sunnah-wal-hadits-sang-pembela-sunnah-dan-hadits-nabi</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-62-imam-syafii-nashirus-sunnah-wal-hadits-sang-pembela-sunnah-dan-hadits-nabi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu kalam]]></category>
		<category><![CDATA[Imam asy-Syafi’i]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[Beliau telah menghafal al-Qur'an pada saat berusia 7 (tujuh) tahun, lalu membaca dan menghafal kitab al-Muwaththa' karya Imam Malik pada usia 12 (dua belas) tahun. Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu 'Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-'Abbas bin 'Utsman bin Syafi' bin as-Saib bin 'Ubaid bin 'Abdu Yazid bin Hisyam bin al-Muththalib bin 'Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pada diri 'Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu, beliau masih termasuk sanak kadang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu Hasyim bin Abdu Manaf (saudara al-Muththalib).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-62-imam-syafii-nashirus-sunnah-wal-hadits-sang-pembela-sunnah-dan-hadits-nabi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-61, Imam Malik, Imam Darul-Hijrah</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-61-imam-malik-imam-darul-hijrah</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-61-imam-malik-imam-darul-hijrah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abu Humaid Arif Syarifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Darul-Hijrah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Malik]]></category>
		<category><![CDATA[istiwa']]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Islam adalah agama yang Allah Subhanahu wa Ta'ala ridhai. Diantara bentuk keridhaan-Nya adalah menjaga agama Islam ini dari kepunahan dan kerusakan. Satu diantara bentuk penjagaan itu ialah dengan memunculkan para ulama sebagai penerus dan pewaris Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam rangka menyampaikan risalah suci kepada manusia, membela dan mempertahankannya dari gangguan 'tangan-tangan' musuh Islam dan muslimin, yang tidak senang dengan langgengnya kemurnian Islam. Baik dari orang-orang kafir, kaum munafik, ahli bid'ah atau siapa saja yang serupa dan mengikuti jejak mereka. Banyak sekali ulama Islam yang muncul setelah masa kenabian, dan salah satunya adalah yang ingin kami hadirkan ke hadapan para pembaca guna mengambil pelajaran dan ibrah dari perjalanan hidupnya. Dia adalah salah satu dari empat imam dari generasi ketiga yang tentu tidak asing lagi di telinga kita.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-61-imam-malik-imam-darul-hijrah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-60, Imam Abu Hanifah</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-60-imam-abu-hanifah</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-60-imam-abu-hanifah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Abu Hanifah]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Imam Abu Hanifah an-Nu'man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Beliau adalah Abu Hanifah an-Nu'man bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) at-Taimi al-Kufi maula bani Taimillah bin Tsa'labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa Persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus-shahabah.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/06/02/artikel-ke-60-imam-abu-hanifah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-57, Berkenalan dengan 4 (Empat) Imam</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/05/01/artikel-ke-57-berkenalan-dengan-4-empat-imam</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/05/01/artikel-ke-57-berkenalan-dengan-4-empat-imam#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 10:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj as-Salafush-Shalih]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[biografi]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Abu Hanifah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Ahmad bin Hanbal]]></category>
		<category><![CDATA[Imam asy-Syafi'i]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Malik bin Anas]]></category>
		<category><![CDATA[sirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Melalui tulisan ini Anda akan diajak untuk mengenal biografi imam yang empat secara singkat. Perjalanan hidup mereka sejak lahir hingga wafatnya. Pemaparan ini diharapkan bisa memberikan sedikit pengetahuan kepada Anda mengenai imam yang empat. Namun demikian, tulisan ini bukan untuk membatasi bahwa imam dalam perjalanan kaum muslimin hanya terbatas pada 4 (empat) imam tersebut. Sebelum dan sesudah mereka ada banyak imam, baik yang masyhur maupun tidak. Agama Islam adalah agama yang sempurna dengan kenabian Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, sehingga tak layak dibatasi oleh sekat pendapat satu atau dua imam. Tulisan ini sekadar untuk sedikit mencoba menunjukkan sikap penghormatan kepada ulama besar.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/05/01/artikel-ke-57-berkenalan-dengan-4-empat-imam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-56, Penjelasan Syaikh &#8216;Abdul-Aziz bin &#8216;Abdullah bin Baz tentang Kesesatan Muhammad Alawi al-Maliki</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/04/29/artikel-ke-56-penjelasan-syaikh-abdul-aziz-bin-abdullah-bin-baz-tentang-kesesatan-muhammad-alawi-al-maliki</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/04/29/artikel-ke-56-penjelasan-syaikh-abdul-aziz-bin-abdullah-bin-baz-tentang-kesesatan-muhammad-alawi-al-maliki#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 07:07:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikh Abdul-Aziz bin 'Abdullah bin Baz]]></category>
		<category><![CDATA[adz-Dzakhair al-Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Hiwar Ma’a al-Maliki fi Raddi Munkaraatihi wa Dhalaalatihi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Alawi al-Maliki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah membaca seabrek kemungkaran di buku-buku Muhammad Alawi Maliki, terutama buku tercelanya, adz-Dzakhair al-Muhammadiyah. Dalam buku tersebut, ia menisbatkan sejumlah sifat Allah Ta’ala kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Misalnya, ucapan Maliki bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kunci-kunci langit dan bumi, berhak membagi lahan di Surga, mengetahui hal ghaib, ruh dan lima hal yang hanya diketahui Allah secara khusus, semua makhluk diciptakan karena Beliau, dan malam kelahiran beliau lebih mulia dari Lailatul-Qadar. Banyak ulama, terutama Haiah Kibar al-Ulama, mengeluarkan pernyataan No. 86 tanggal 11/11/1401H, berisi pengingkaran atas ajakan Maliki kepada syirik kepada Allah, bid’ah, kemungkaran, kesesatan, dan jauh dari manhaj generasi Salaf, yaitu akidah yang bersih dan menyembah Allah dengan benar dalam uluhiyyah, rububiyyah, kesempurnaan Dzat dan Sifat-sifat-Nya.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/04/29/artikel-ke-56-penjelasan-syaikh-abdul-aziz-bin-abdullah-bin-baz-tentang-kesesatan-muhammad-alawi-al-maliki/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-42, Ibnu Umar Radhiyallahu &#8216;Anhuma</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2010/01/31/artikel-ke-42-ibnu-umar-radhiyallahu-anhuma</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2010/01/31/artikel-ke-42-ibnu-umar-radhiyallahu-anhuma#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:25:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma]]></category>
		<category><![CDATA[Imam manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mufti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Beliau adalah Abu 'Abdirrahman 'Abdullah bin Umar bin Khaththab bin Nufail bin 'Abdul-Uzza bin Riyah bin Qirth bin Rizah bin Adi bin Ka‘ab bin Luai bin Ghalib al-Qurasyi al-Adi al-Makki al-Madaniy. Ibunya bernama Zainab binti Mazh‘un saudara perempuan 'Utsman bin Mazh‘un, saudara sepersusuan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau masuk Islam dalam usia belia. Tatkala berhijrah bersama ayahnya belum sampai usia baligh. Peperangan yang pertama Beliau ikuti adalah perang Khandaq. Termasuk orang yang ikut berbai'at di bawah pohon Ridwan. Ikut dalam pasukan perang menaklukkan Syam, Iraq, Bashrah, dan Persia. Hajjaj bin ‘Arthah meriwayatkan dari Nafi‘, bahwasanya Ibnu Umar melakukan perang tanding sebelum memulai peperangan untuk menaklukkan kota Iraq, setelah berhasil membunuh kemudian Beliau mengambil senjata lawannya. Istri 'Abdullah bin Umar adalah Shafiyyah bin Abi Ubaid, Ummu al-Qamah, dan beberapa budak. Memiliki 16 anak.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2010/01/31/artikel-ke-42-ibnu-umar-radhiyallahu-anhuma/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-12, Hakikat yang Terlupakan dari Imam asy-Syafi’i</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/2009/12/16/artikel-ke-12-hakikat-yang-terlupakan-dari-imam-asy-syafi%e2%80%99i</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/2009/12/16/artikel-ke-12-hakikat-yang-terlupakan-dari-imam-asy-syafi%e2%80%99i#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 15:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Majalah as-Sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok/Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikh Dr. Muhammad bin Musa Alu Nashr]]></category>
		<category><![CDATA[furu’ (cabang)]]></category>
		<category><![CDATA[hakikat]]></category>
		<category><![CDATA[Imam asy-Syafi’i]]></category>
		<category><![CDATA[terlupakan]]></category>
		<category><![CDATA[ushul (pokok utama)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Imam asy-Syafi’i adalah seorang ulama besar dan salah satu dari empat imam besar, yang ilmunya telah tersebar di penjuru dunia, serta jutaan kaum Muslimin di negara-negara Islam, seperti Iraq, Hijaz, negeri Syam, Mesir, Yaman dan Indonesia bermadzhab dengan madzhabnya. Faktor yang menyebabkan saya memilih pembahasan ini, karena mayoritas kaum Muslimin di negeri ini atau di negara ini berada di atas madzhab asy-Syafi’i dalam masalah furu’ (cabang), dan hanya sedikit dari mereka yang berada di atas madzhab asy-Syafi’i dalam masalah ushul (pokok utama). Ironisnya ini menjadi fenomena.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/2009/12/16/artikel-ke-12-hakikat-yang-terlupakan-dari-imam-asy-syafi%e2%80%99i/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
