<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahlus-Sunnah wal-Jama&#039;ah Indonesia &#187; shalat</title>
	<atom:link href="http://ahlussunnah.info/tag/shalat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahlussunnah.info</link>
	<description>Apabila Telah Shahih Suatu Hadits, Maka Itulah Madzhab Kami</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jun 2011 02:40:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Artikel ke-50: Larangan Beribadah di Kuburan</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-50-larangan-beribadah-di-kuburan</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-50-larangan-beribadah-di-kuburan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 12:42:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi AHLUSSUNNAH.INFO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abu Nida]]></category>
		<category><![CDATA[Aqidah Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah as-Sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[kuburan]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[ngalap berkah]]></category>
		<category><![CDATA[orang shalih]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>
		<category><![CDATA[syirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu sarana dan celah yang dapat mengantarkan kepada perbuatan syirik, yaitu beribadah kepada Allah di sisi kuburan orang shalih. Perbuatan ini telah menjadi fenomena yang telah lama ada, dan bahkan menjadi kebiasaan sebagian besar kaum muslimin di negeri ini. Bahkan bukan lagi beribadah kepada Allah di sisi kuburan orang shalih tersebut, tetapi telah beribadah kepada orang shalih yang menghuni kuburan tersebut. Kuburan-kuburan orang shalih atau tempat-tempat yang konon merupakan lokasi kuburan orang shalih dikunjungi, lalu melakukan beragam peribadahan di sisinya, seperti; berdoa, shalat, membaca al-Qur'an, thawaf, sedekah dan sebagainya. Padahal dari hadits-hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dapat diketahui, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat keras sikapnya terhadap orang-orang yang beribadah kepada Allah di sisi kuburan orang yang shalih. Kalau beribadah kepada Allah di sisi kubur saja, Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersikap keras, tentu akan lebih keras lagi jika sampai beribadah kepada penghuni kubur tersebut.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-50-larangan-beribadah-di-kuburan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artikel ke-44: Kesalahan Sekitar Shalat</title>
		<link>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-44-kesalahan-sekitar-shalat</link>
		<comments>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-44-kesalahan-sekitar-shalat#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 09:15:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi AHLUSSUNNAH.INFO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[Redaksi Majalah Fatawa]]></category>
		<category><![CDATA[al-Minzhar fi Bayani Kat sirin minal-Akhtha' al-Sya'iah]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahlussunnah.info/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Bangunan masjid kini banyak tersebar di berbagai daerah, dengan bangunan cantik nan megah. tapi kalau diamati ternyata banyak masjid yang tidak dipenuhi jamaah shalat. Ada yang hanya terisi hampir satu shaf, bahkan ada yang menjadi imam setelah sebelumnya adzan dan iqamah, alias tidak ada teman. Sepi... Shalat ternyata telah banyak dilalaikan, terutama shalat berjamaah di masjid. Padahal hampir semua tahu bahwa shalat adalah amal pertama yang dihisab Allah. Jika shalat seseorang baik, akan baik pula seluruh amalnya. Demikian sebaliknya. Tetapi ironinya, banyak umat Islam yang melalaikan urusan shalat.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ahlussunnah.info/artikel-ke-44-kesalahan-sekitar-shalat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

